Gambaran Tingkat Stres pada Lansia Penderita Hipertensi
Abstract
Lansia merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan seperti penyakit tidak menular yaitu hipertensi. Penderita hipertensi pada umumnya cenderung mengalami stres psikososial, dan stres psikososial merupakan reaksi tubuh terhadap stresor psikososial. Tujuan : Untuk mengetahui gambaran tingkat stres pada lansia penderita hipertensi di Posyandu Flamboyan Dukuh Jono Ngawen Gunungkidul. Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Total sampling populasi lansia yang menderita hipertensi sebanyak 55 orang. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner DASS (Depression Anxiety Stress Scale). Hasil : Hasil penelitian karakteristik lansia di posyandu flamboyan rerata usia 69 ± 8 tahun. Tekanan darah sistolik rerata 161±19 mmHg dan tekanan darah diastolik rerata 82±14 mmHg. Jenis kelamin perempuan yaitu 47 (85,5%), tingkat pendidikan tertinggi yaitu 34 (61,8%) tidak sekolah, status pekerjaan yaitu 28 (50,9%) yang bekerja, status tinggal bersama keluarga/kerabat 42 (76,4%). Lama responden menderita hipertensi 1-5 tahun 29 (52,7%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia hipertensi sebanyak 15 (27,3%) tidak mengalami stres maupun stres biasa, stres terbanyak yaitu stres ringan 19 (34,5%), stres sedang 17 (30,9%), dan stres berat sebanyak 4 responden (7,3%). Kesimpulan: Lansia berpotensi lebih besar mengalami hipertensi dan stres, dengan rata-rata hasil pengukuran darah di atas batas normal. Jenis kelamin, tingkat pendidikan, masih bekerja, tinggal bersama keluarga, dan lama menderita hipertensi merupakan karakteristik pengukuran tingkat stres pada lansia. Hasil yang diperoleh adalah lansia tidak mengalami stres, stres ringan, stres sedang, dan stres berat.
References
Arif, D., Rusnoto, R. and Hartinah, D. (2013). Faktor–Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Pusling Desa Klumpit Upt Puskesmas Gribig Kabupaten Kudus. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 4.
Basri, A. H., & Ningsih, S. (2017). Analisi Faktor-faktor yang Berkontribusi Terhadap Serangan Ulang pada Pasien Penyakit Jantung Koroner. Journal of Ners Community, 8(1), 71–80.
Devamethia. (2019). Pengalaman lansia terlantar dalam menghadapi krisis psikososial tahap kedelapan ( ego integrity vs despair ).
Dinas Kesehatan. (2018). Profil Kesehatan DIY 2018 (pp. 1–76).
Haryanto, S. (2024). Cegah Stress Dengan Spiritual Intelegence (Alfiatin (ed.); 1st ed., Issue January). Amerta Media.
Kaunang, V. D., Buanasari, A., & Kallo, V. (2019). Gambaran Tingkat Stres Pada Lansia. Jurnal Keperawatan, 7(2), 1–7. https://doi.org/10.35790/jkp.v7i2.24475
Kementerian Kesehatan RI. (2016). Lansia Berdaya, Bangsa Sejahtera. In Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI.
Kiik, S. M., Sahar, J., & Permatasari, H. (2018). Peningkatan Kualitas Hidup Lanjut Usia (Lansia) Di Kota Depok Dengan Latihan Keseimbangan. Jurnal Keperawatan Indonesia, 21(2), 109–116. https://doi.org/10.7454/jki.v21i2.584
Mandala, A. S., Esfandiari, F., & K.N, A. (2020). Hubungan Tekanan Darah Terkontrol dan Tidak Terkontrol terhadap Kadar High Density Lipoprotein Pasien Hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 379–386. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.296
Martani, R. W., Kurniasari, G., & Angkasa, M. P. (2022). Pengaruh Senam Hipertensi Terhadap Tekanan Darah Pada Lansia : Studi Literature. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 13(1), 83. https://doi.org/10.26751/jikk.v13i1.1266
Massa, K., & Manafe, L. A. (2022). Kepatuhan Minum Obat Hipertensi Pada Lansia. Sam Ratulangi. Sam Ratulangi Journal of Public Health, 2(2), 046–052. https://doi.org/https://doi.org/10.35801/srjoph.v2i2.36279
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan (3rd ed.). PT Rineka Cipta.
Nurhayati, S., Safitri, H. H., & Apriliyanti, R. (2021). Dukungan Keluarga Terhadap Lansia Pada Era Pandemi Covid 19. Prosiding Seminar Nasional UNIMUS, 1125–1136.
Padmaningsih, N. P., & Budiman, A. W. (2023). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPATUHAN PASIEN HIPERTENSI DALAM MENGKONSUMSI OBAT : SYSTEMATIC REVIEW. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 7110–7121. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.22046
Pramudaningsih, I. N., & Ambarwati. (2020). Implementasi peningkatan kognitif lansia melalui memory training. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 3, 233–243.
Pratiwi, G. A. (2018). Efektifitas Pemberian Rendam Kaki Menggunakan Air Hangat Campuran Garam Dan Serai Dengan Air Hangat Campuran Garam Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Penderita Lansia Dengan Hipertensi Di Posyandu Lansia Kresna Kelurahan Manguharjo Kota Madiun. Keperawatan, 1–110.
Setyawan, & Budi, A. (2017). Hubungan antara tingkat stres dan kecemasan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Klinik Islamic Center Samarinda. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 1–8.
Setyowati, S., Sigit Purnomo, P., Agustina Rahayu, B., & Yulina Amry, R. (2022). Pengaruh Teknik Releasing Terhadap Kecemasan Pada Lansia. Coping: Community of Publishing in Nursing, 10(5), 564. https://doi.org/10.24843/coping.2022.v10.i05.p13
Subekti, I. (2017). Perubahan psikososial lanjut usia tinggal sendiri di rumah. Jurnal Informasi Kesehatan Indonesia, 3(1), 23–35.
Suprayitna, M., & Fatmawati, B. R. (2021). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Pencegahan Stroke Pada Penderita Hipertensi. Jurnal Persatuan Perawat Nasional Indonesia (JPPNI), 6(2), 54. https://doi.org/10.32419/jppni.v6i2.271
Susanto, D. H., Fransiska, S., Warubu, F. A., Veronika, E., & Dewi, W. (2019). Faktor Risiko Ketidakpatuhan Minum Obat Anti Hipertensi pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Kecamatan Palmerah Juli 2016. Jurnal Kedokteran Meditek, 24(June 2019). https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v24i68.1698



