Kombinasi Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan Aromaterapi Meningkatkan Kualitas Tidur dan Menurunkan Kecemasan Pasien di Ruang Intensif

  • Bagus Ananta Tanujiarso Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Telogorejo
  • Dyah Saraswati SMC RS Telogorejo
Keywords: aromaterapi, kecemasan, kualitas tidur, ruang intensif, SEFT

Abstract

Pasien di ruang intensive umumnya mengalami gangguan tidur disertai dengan kecemasan yang disebabkan beberapa faktor penyakit, kondisi psikologis, lingkungan dan medikasi. Upaya nonfarmakologis untuk meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan kecemasan pada pasien di ruang intensif antara lain kombinasi terapi antara Spiritual Emotional Freedom Technique dan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dengan aromaterapi terhadap kualitas tidur dan kecemasan pasien di ruang intensif. Desain penelitian ini yaitu pre-experimental dengan bentuk One Group Pretest Post Test. Populasi penelitian yaitu pasien di Ruang High Nursing Dependency (HND) Semarang Medical Center (SMC) RS Telogorejo dengan jumlah 60. Jumlah responden penelitian 52 responden. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Kriteria inklusi penelitian ini yaitu pasien yang memiliki kesadaran  composmentis, pasien yang kooperatif, pasien yang tidak mempunyai gangguan penciuman, pasien yang mengalami gangguan kualitas tidur dan mengalami kecemasan. Kriteria eksklusi yaitu pasien yang menolak untuk menjadi responden, pasien yang tidak mengikuti latihan. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu Kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Prosedur pemberian kombinasi terapi SEFT dan aromaterapi diberikan setiap 15-25 menit sehari 1x selama 3x pertemuan. Uji yang digunakan yaitu Uji Wilcoxon. Hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa kombinasi terapi antara SEFT dan aromaterapi terbukti dapat meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan kecemasan pasien di ruang intensif  (p value < 0,05).

References

Ariska, M., Faridah, I., & Afiyanti, Y. (2020). Pengaruh Aromaterapi Terhadap Kualitas Tidur, Kualitas Hidup, Kelelahan & Kecemasan Pada Pasien Diabetes Melitus. Interest: Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(2), 237–259.

Asti, N. A. L., Susanto, T., Susumaningrum, L. A., Rasni, H., Kurdi, F., Maulana, M. A., & Efendi, A. Y. (2023). Effectiveness Of Spiritual Emotional Freedom Techniques (Seft) In The Management Of Sleep Quality And Depression Among Older Adults. UNEJ E-Proceeding, 202–208.

Azizi, P. D., Oktarina, Y., & Nasution, R. A. (2023). Hubungan Mekanisme Koping dengan Tingkat Kecemasan Keluarga Pasien yang Dirawat di Ruang ICU RSUD Raden Mattaher Jambi. Jurnal Ners, 7(2), 1815–1823.

Caroline, D., & Jaelani, A. K. (2022). Karakteristik Pasien Covid-19 Dengan Ventilator Di Intensive Care Unit Rsud Bangil (Characteristic Of Covid-19 Patients With Mechanical Ventilator In Intensive Care Unit Of Bangil Regional Public Hospital). Jurnal Darma Agung, 30(2), 178–186.

Ding, Q., Redeker, N. S., Pisani, M. A., Yaggi, H. K., & Knauert, M. P. (2017). Factors Influencing Patients’ Sleep in the Intensive Care Unit: Perceptions of Patients and Clinical Staff. Critical Care Management, 26(4), 278–286. https://doi.org/10.4037/ajcc2017333

Fitriana, N. (2021). Terapi SEFT (Spiritual Emosional Freedom Technique) Pada Remaja Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Tidur Pada Kasus Insomnia. Karya Ilmiah, Universitas Muhammadiyah Magelang.

Halid, S., Hadi, I., Zulkahfi, I. B. N. A., & Istiana, D. (2021). Efektifitas Spiritual Emotional Freedom Technique Kombinasi Dzikir terhadap Penurunan Kejadian Imsomnia pada Lanjut Usia. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 4, 401–408.

Indriyati, I., Herawati, V. D., Sutrisno, S., & Putra, F. A. (2021). Pengaruh Terapi Komplementer Dengan Mendengarkan Murottal Al-Quran Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Mahasiwa Tingkat Akhir Yang Menyusun Skripsi Pada Situasi Pandemic Covid-19. Prosiding University Research Colloquium, 997–1011.

Lauwsen, R., & Dwiana, A. (2019). Pengaruh Aroma Terapi Lavender Terhadap Peningkatan Kualitas Tidur Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Tarumanagara Medical Journal, 1(3), 619–626.

May, A. D. (2021). The Nature and Prevalence of Anxiety in Intensive Care Unit : Risk Factors, Patient Outcomes, and Trends in Psychological Care. The Chicago Scholl of Professional Psychology ProQuest Dissertations & Theses.

Meihartati, T., & Iswara, I. (2021). Pengaruh Aromaterapi Lavender Terhadapkualitas Tidur Ibu Hamil. Jurnal Medika: Karya Ilmiah Kesehatan, 6(2), 25–42.

Ningrum, W. A. C., Imardiani, I., & Rahma, S. (2017). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Tidur Pasien Gagal Ginjal Kronik Dengan Terapi Hemodialisa. Proceeding Seminar Nasional Keperawatan, 3(1), 278–284.

Nugroho, E. G. Z., Nugroho, H. A., Abdurrahman, A., Faisal, T. I., Afdhal, A., & Rochana, N. (2022). Faktor Lingkungan yang Berkorelasi dengan Kualitas Tidur Pasien Kritis Di Ruang Perawatan Intensif (Intensive Care Unit/Icu). Jurnal Ilmu Keperawatan Medikal Bedah, 5(1), 72–81. https://doi.org/10.32584/jikmb.v5i1.1532

Rahmadania, W. O., & Zoahira, W. O. . (2021). Terapi Spritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap Tingkat Kecemasan pada Keluarga Pasien yang Kritis. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1), 610–618.

Richards, K. C., S, O. P., & L, P. R. (2021). Measurement of Sleep in Critically Ill Patients. Journal of Nursing Measurement, 8(2), 131–144. https://doi.org/10.1891/1061-3749.8.2.131

Rosida, I, I., & Wahyudi. (2019). Pengaruh Terapi Relaksasi Autogenik Terhadap Kecemasan Pasien Di Ruang Intensive Care Unit Rumah Sakit Pusri Palembang. Indonesian Journal for Health Sciences. Indonesian Journal for Health Sciences, 3(2), 52–56.

Roza, A. D., H, S., Fadriyanti, & N, Y. (2020). Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) terhadap Kualitas Hidup Pasien HIV/AIDS. Jurnal Keperawatan Silampari, 4(1), 178–186.

Sari, D., & Leonard, D. (2018). Pengaruh Aroma Terapi Lavender Terhadap Kualitas Tidur Lansia Di Wisma Cinta Kasih. Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan, 3(1), 121–130.

Stuart, G. . (2018). Principles of Pshyiatric Nursing. Elsevier, 10th edn.

Sudiarto, S., Suwondo, A., & Nurrudin, A. (2015). Pengaruh Relaksasi terhadap Kecemasan dan Kualitas Tidur pada Pasien Intensive Care Unit. Jurnal Riset Kesehatan, 4(3), 847–856.

Suryadin, A., Hamidah, E., Martini, Novryanthi, Lutiyah, Dewi, & Yustinawati. (2022). Pelatihan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) Untuk Peningkatan Kualitas Tidur Lanjut Usia. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 4(2), 303–310.

Tarwoto, & Wartonah. (2015). Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan (5th ed.). Salemba Medika.

Tiruvoipati, R., Mulder, J., & Haji, K. (2020). Improving Sleep in Intensive Care Unit: An Overview of Diagnostic and Therapeutic Options. Journal of Patient Experience, 7(5), 697–702. https://doi.org/10.1177/2374373519882234

Widyantari, N. P., Wijaya, I. P. A., & Pradiptha, I. D. A. G. F. (2021). Pengaruh Tehnik Relaksasi Aromaterapi Lavender Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Pra Operasi Sectio Caesarea Di Ruang Operasi. Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 12(1), 121–124.

Wulan, E. S., & Huda, N. N. (2022). Pengaruh Tindakan Suction Terhadap Saturasi Oksigen Pada Pasien Yang di Rawat di Ruang ICU RSUD RAA Soewondo Pati. Jurnal Profesi Keperawatan (JPK), 9(1), 22–33.

Published
2025-02-27
How to Cite
Tanujiarso, B. A., & Saraswati, D. (2025). Kombinasi Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dan Aromaterapi Meningkatkan Kualitas Tidur dan Menurunkan Kecemasan Pasien di Ruang Intensif. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(1), 703-712. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i1.5876