Profil Pasien Neurodermatitis di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Andalas Tahun 2019-2021

  • Fauziah Nur Universitas Andalas
  • Satya Wydya Yenny Universitas Andalas
  • Gusti Revilla Universitas Andalas
  • Gardenia Akhyar Universitas Andalas
  • Taufik Ashal Universitas Andalas
  • Fathiyyatul Khaira Universitas Andalas
Keywords: demografi, klinis, neurodermatitis, terapi

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengidentifikasi profil pasien neurodermatitis di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Andalas tahun 2019-2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Bagian Rekam Medis Rumah Sakit Pendidikan Universitas Andalas pada Januari 2019-Desember 2021. Teknik yang digunakan adalah total sampling dan besar sampel penelitian ini adalah 51. Analisis data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan usia terbanyak pasien neurodermatitis berusia 56-65 tahun yaitu 33,3%. Jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan 58,8%. Pekerjaan terbanyak yaitu PNS dan ibu rumah tangga masing-masing 27,5%. Keluhan pasien terbanyak yaitu gatal 68,6%. Lokasi lesi paling banyak ditemukan tungkai bawah yaitu 43,1%. Terapi oral terbanyak yaitu setirizin 86,3%. Terapi topikal yang banyak digunakan yaitu emolien 76,5%. Kesimpulan penelitian ini didapatkan bahwa usia 56-65 tahun, jenis kelamin perempuan, pekerjaan PNS dan ibu rumah tangga, keluhan gatal, lokasi lesi tungkai bawah, terapi oral setirizin dan terapi topikal emolien merupakan yang paling banyak ditemukan pada pasien neurodermatitis.

References

Sari DP, Primawati I, Akbar RR. Profil penderita liken simpleks kronikus di Puskesmas Padang Pasir kota Padang tahun 2017. 2019;1(1):50-6.

Panjaitan RR. Gambaran tingkat stres penderita liken simpleks kronik di beberapa klinik dokter spesialis kulit dan kelamin di kota Medan pada bulan februari-maret tahun 2015. 2015;23:2373–9.

Rumah Sakit Universitas Andalas. http://rsp.unand.ac.id/tentang-kami [Diakses Mei 2022]

Chung BY, Um JY, Kim JC, Kang SY, Park CW, Kim HO. Pathophysiology and treatment of pruritus in elderly. International Journal of Molecular Sciences. 2021;22(174):1-12.

Salsabila AF. Hubungan antara tingkat stres dengan derajat keparahan liken simpleks kronik. Skripsi. Surakarta:Universitas Sebelas Maret. 2017.

Sawitri I, Fauzi N, Widyani R. Kulit dan menopause manifestasi dan penatalaksanaan. Berkala Ilmu Kesehatan Kulit & Kelamin.2009;21(1):48-55.

Widiantini winne, Tafal Z. Aktifitas fisik, stres, dan obesitas pada Pegawai Negeri Sipil. Jurnal kesehatan masyarakat nasional. 2014;8(7):333–4.

Anum Q, Gustia R, Yenny SW, Akhyar G, Asri E, Ariani T, et al. Identifikasi penyakit kulit dan pemeriksaan lesi kulit kepada masyarakat di daerah binaan universitas andalas. Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan Ipteks. 2021;28(3):336–8.

Aristawati A. Stress dan perilaku agresi pada ibu rumah tangga yang tidak bekerja di Surabaya. Jurnal Psikologi Indonesia. 2016;5(2):150-1.

Liao YH, Lin CC, Tsai PP, Shen WC, Sung FC, Kao CH. Increased risk of lichen simplex chronicus in people with anxiety disorder: A nationwide population-based retrospective cohort study. British Journal of Dermatology. 2014;170(4):890–4.

Goldsmith L. Fitzpatrick’s dermatology in general medicine. 8 th ed. New York: McGraw-Hill;2012.78-80.

Hedi R, Dewonto. Histamin dan antialergi. In: SL Menaldi, K Bramono, W Indriatmi Ilmu penyakit kulit dan kelamin. 7th Ed. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2019. 282-4.

Djuanda A, Effendi EH. Kortikosteroid sistemik. In: SL Menaldi, K Bramono, W Indriatmi Ilmu penyakit kulit dan kelamin. 7th Ed. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2019. 408-9.

Hamzah M. Dermato-terapi. In: SL Menaldi, K Bramono, W Indriatmi Ilmu penyakit kulit dan kelamin. 7th Ed. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2019. 426-35.

Published
2025-06-21
How to Cite
Nur, F., Yenny, S. W., Revilla, G., Akhyar, G., Ashal, T., & Khaira, F. (2025). Profil Pasien Neurodermatitis di Rumah Sakit Pendidikan Universitas Andalas Tahun 2019-2021. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(3), 505-510. https://doi.org/10.37287/jppp.v7i3.5135