Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Atas

  • Desi Eryeni STIKes Al-Ma’arif Baturaja
  • Fera Meliyanti STIKes Al-Ma’arif Baturaja
  • Fera Novitry STIKes Al-Ma’arif Baturaja
Keywords: anemia, pengetahuan, remaja putri, status gizi, zat besi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian anemia pada remaja putri di SMA Negeri 1 Rambang Dangku. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan metode sampling acak sederhana. Sampel terdiri dari 150 remaja putri. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) dengan metode Sahli. Variabel yang diteliti meliputi tingkat pengetahuan, konsumsi zat besi, status gizi, dan menstruasi. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kejadian anemia dengan tingkat pengetahuan, konsumsi zat besi, status gizi, dan menstruasi. Remaja putri dengan pengetahuan kurang baik, konsumsi zat besi rendah, status gizi tidak normal, dan menstruasi tidak normal cenderung lebih berisiko mengalami anemia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa faktor-faktor seperti tingkat pengetahuan, konsumsi zat besi, status gizi, dan menstruasi berperan signifikan dalam kejadian anemia. Program edukasi gizi dan peningkatan konsumsi zat besi perlu diperkuat untuk mencegah anemia pada remaja putri.

References

Akbar, M. A. (2019). Buku Ajar Konsep-Konsep Dasar Dalam Keperawatan Komunitas. Yogyakarta: Deepublish.

Aulya, Y., Siauta, J. A., & Nizmadilla, Y. (2022). Analisis Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(4), 1377-1386. doi:10.37287/jppp.v4i4.1259

Cia, A., & Lion, H. F. (2021). Asupan Zat Besi dan Prevalensi Anemia pada Remaja Usia 16-18 Tahun. Window of Health: Jurnal Kesehatan(2), 144-150.

Gunawan, D. C. D., Dewi, D. P., & Astriana, K. (2021). Fortifikasi Fe Minuman Susu Fermentasi Kulit Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Meningkatkan Kadar Hemoglobin dan Status Gizi Remaja Putri Anemia. Journal of Nutrition College, 10(2), 156-163.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Buku Pedoman dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Khayatunnisa, T. (2021). Hubungan Antara Kurang Energi Kronis (KEK) Dengan Kejadian Anemia, Penyakit Infeksi, Dan Daya Konsentrasi Pada Remaja Putri. Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman, 5(1), 46-61.

Khobibah, K., Nurhidayati, T., Ruspita, M., & Astyandini, B. (2021). Anemia Remaja Dan Kesehatan Reproduksi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kebidanan, 3(2), 11-17. doi:10.26714/jpmk.v3i2.7855

Kulsum, U. (2020). Pola menstruasi dengan terjadinya anemia pada remaja putri. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 11(2), 314-327.

Kurniati, I. (2020). Anemia defisiensi zat besi (Fe). Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 4(1), 18-33.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: EGC.

Peace, J. M., & Banayan, J. M. (2021). Anemia in pregnancy: pathophysiology, diagnosis, and treatment. Int Anesthesiol Clin, 59(3), 15-21. doi:10.1097/aia.0000000000000320

Putri, R. D., Simanjuntak, B. Y., & Kusdalinah, K. (2017). Pengetahuan gizi, pola makan, dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia remaja putri. Jurnal Kesehatan, 8(3), 404-409. doi:10.26630/jk.v8i3.626

Sari, P., Herawati, D. M. D., Dhamayanti, M., & Hilmanto, D. (2022). Anemia among Adolescent Girls in West Java, Indonesia: Related Factors and Consequences on the Quality of Life. Nutrients, 14(18). doi:10.3390/nu14183777

Sari, R., & Fitriyana, F. (2021). Pengaruh Konsumsi Telur Terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Yang Mengalami Anemia. Jurnal Wacana Kesehatan, 5(2), 574-582.

Sari, S. E., Kartasurya, M. I., & Pangestuti, D. R. (2018). Anemia dan aktivitas fisik yang ringan mempengaruhi faktor risiko dismenore pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 6(5), 437-444.

Sartika, T., & Handayani, T. R. (2023). Analisis Faktor Kejadian Anemia Gizi Pada Remaja Putri di SMP Sriwijaya Palembang. Real in Nursing Journal, 6(3), 227-232. doi:10.32883/rnj.v6i3.2740

Savitri, M. K., Tupitu, N. D., Iswah, S. A., & Safitri, A. (2021). Hubungan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri: a systematic review. Jurnal Kesehatan Tambusai, 2(2), 43-49.

Stanley, A. Y., Wallace, J. B., Hernandez, A. M., & Spell, J. L. (2022). Anemia in Pregnancy: Screening and Clinical Management Strategies. MCN Am J Matern Child Nurs, 47(1), 25-32. doi:10.1097/nmc.0000000000000787

UNICEF. (2020). Kelompok dukungan sebaya turut mencegah anemia. Retrieved from https://www.unicef.org/indonesia/id/gizi/coronavirus/cerita/upaya-remaja-mencegah-anemia

Widiyaningsih, D., & Suharyanta, D. (2020). Promosi dan Advokasi Kesehatan. Yogyakarta: Deepublish.

Published
2024-10-31
How to Cite
Eryeni, D., Meliyanti, F., & Novitry, F. (2024). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Atas. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(6), 2843-2850. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i6.4539