Hubungan Self Efficacy dengan Kualitas Hidup pada Penderita Diabetes Melitus
Abstract
Diabetes Melitus adalah penyakit kronis yang disebabkan karena adanya kelainan pada hormon insulin, sehingga tubuh dapat mengalami gangguan metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak yang dapat berdampak pada peningkatan kadar glukosa darah. Tujuan dar penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Self Efficacy dengan Kualitas hidup pada penderita Diabetes Melitus. Penelitian ini menggunakan jenis metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 44 responden. Sampling dari penelitian ini adalah dengan menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan pada penelitian kuesioner Diabetes Management Self Efficacy Scale (DMSES) dan World Health Organization Quality of Life (WHOQOL-Bref). Berdasarkan hasil analisa pada penelitian ini menunjukkan data pada Self Efficacy dengan kategori baik 31 (70,5%). Hasil dari data kualitas hidup dengan kategori sangat baik 36 (81,8%). Hasil dari penelitian adalah terdapat Hubungan Self Efficacy dengan Kualitas Hidup pada penderita Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Kedawung 1 Sragen. Didapatkan hasil Uji Spearman Rank nilai p-value 0.000 (P<0,05).
References
Bachri, Y., Prima, R., & Putri, S. A. (2022). Faktor-Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian UlkusKaki Diabetik Pada Pasien Diabetes Melitus Di Rsud Prof. Dr. Ma.Hanafiah, Sm Batusangkar Tahun 2022. Jurnal Inovasi Penelitian, 3(1), 4739–4750.
Erika, E. (2023). Meningkatkan Pemahaman Masyarakat Pentingnya Deteksi Dini Diabetes Melitus Melalui Penyuluhan Dan Pengukuran Gula Dan Tekanan Darah. EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(7), 685–697. https://doi.org/10.55681/ejoin.v1i7.1228
Gerbino, M. (2020). Self‐efficacy. The Wiley Encyclopedia of Personality and Individual Differences, 1994, 387–391. https://doi.org/10.1002/9781118970843.ch243
Hasan, M. N., Permana, I., Wahyudin, D., Studi, P., Keperawatan, S., Tinggi, S., Kesehatan, I., Kunci, K., & Pendahuluan, I. (2023). Pasien Diabetes Melitus Di Desa Cibaregbeg Wilayah. 12(1), 7–15.
Irawan, D., & Adisty Handayani, P. (2022). Hubungan self efficacy dengan self care management penderita DM Tipe 2 di wilayah binaan Puskesmas Karangayu. Jurnal Perawat Indonesia, 6(3), 1234–1248.
Jateng Dinkes. (2021). Jawa Tengah Tahun 2021. Profil Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2021, i–123.
Khasanah, U. (2018). Hubungan Dukungan Keluarga Terhadap Kepatuhan Penatalaksanaan Pengelolaan Diabetes Mellitus Pada Lansia Klub Prolanis Di Puskesmas Kecamatan Ciracas Jakarta Timur. Indonesian Journal of Nursing Sciences and Practice, 1(2), 70–82.
Kurnia, A. (2018). Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Diabetes Management Self Efficacy Scale ( DMSES ). Journals of Ners Community, 09(02), 156–160.
Marzel, R. (2020). Terapi pada DM Tipe 1. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(1), 51–62. https://doi.org/10.37287/jppp.v3i1.297
Munir, N. W., & Solissa, M. D. (2021a). Hubungan Self-Efficacy Dengan Self Care Pada Pasien Diabetes Melitus. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 5(1), 9. https://doi.org/10.52020/jkwgi.v5i1.1972
Nisa, H., & Kurniawati, P. (2022). Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Dan Faktor Determinannya. Medical Technology and Public Health Journal, 6(1), 72–83. https://doi.org/10.33086/mtphj.v6i1.3438
Print, I., Online, I., Retaningsih, V., & Kora, F. T. (2022). Informasi Kesehatan dan Administrasi Rumah Sakit Peningkatan kualitas hidup pasien dm dengan menjaga kadar gula darah. 02, 50–52.
Raditya, I. G. A. S., Mertha, I. M., Wedri, N. M., & Ngurah, I. G. K. G. (2022). Hubungan selfcare dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus tipe II. Jurnal Gema Keperawatan, 15(2).
Rahmawati, R., Nurlita, S. P., & Widiyati, E. (2022). Gambaran Kualitas Hidup Pada Wanita Dengan Diabetes Mellitus. Journal of Pharmaceutical And Sciences, 5(2), 170–173. https://doi.org/10.36490/journal-jps.com.v5i2.113
Rondhianto. (2012). Keterkaitan Diabetes Self Management Education TerhadapSelf Efficacy Pasien Diabetes Mellitus. Rondhianto JURNAL KEPERAWATAN, Dm, 216–229.
Sagita, P., Apriliana, E., Mussabiq, S., & Soleha, T. (2020). Pengaruh pemberian daun sirsak terhadap penyakit diabetes. Jurnal Medika Hutama, 3(1), 1266–1272.
Sani, F. N., Widiastuti, A., Ulkhasanah, M. E., & Amin, N. A. (2023). Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Melitus Fakhrudin. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(3), 1151–1158. https://ejournal.helvetia.ac.id/jdg%0Ahttp://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP
Saragih, H., Sari, M., Simanullang, D., Florentina, L., & Karo, B. (2022). Hubungan Self Care Dengan Kualitas Hidup Pasien. 8(2), 147–154.
Septia Nurbayanti, M., Saeful Alamsyah, M., & Abdillah, H. (2023). Hubungan Self Efficacy Dan Self Management Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Lembursitu Kota Sukabumi. SikontanJournal, 2(2), 185–198.
Sutomo, S., & Purwanto, N. H. (2023). Pengaruh Konsumsi Tisane Daun Belimbing Wuluh Terhadap Perubahan Kadar Gula Dalam Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus …. Jurnal Keperawatan, 1–15. http://e-journal.lppmdianhusada.ac.id/index.php/jk/article/view/228
Suwanti, S., Wakhid, A., & Taufikurrahman, T. (2019). Gambaran Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Terapi Hemodialisa. Jurnal Keperawatan Jiwa, 5(2), 107. https://doi.org/10.26714/jkj.5.2.2017.107-114
Taswin, T., Nuhu, R. M. A., Amirudin, E. E., & Subhan, M. (2022). Hubungan Self Care dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Bungi di Kota Baubau. Jurnal Kesehatan Indonesia, 12(2), 109–115. http://journal.stikeshb.ac.id/index.php/jurkessia/article/view/399
Widiasari, K. R., Wijaya, I. M. K., & Suputra, P. A. (2021). Diabetes Melitus Tipe 2: Faktor Risiko, Diagnosis, Dan Tatalaksana. Ganesha Medicine, 1(2), 114. https://doi.org/10.23887/gm.v1i2.40006
Witriyani, W. (2023). The Correlation Stress Level Toward Quality of Life in Elderly People with Hypertension. Holistic Nursing Plus, 1(2), 57–66. https://doi.org/10.58439/hnp.v1i2.136
Yamin, A., Sari, C. W. M., & Santoso, M. B. (2018). Hubungan self management dan self-efficacy pada pasien diabetes melitus di kota bandung. Jurnal Keperawatan BSI, 6(1), 64–68.



