Antibiotik Profilaksis pada Sectio Casarea

  • Alyzah Nabila Miranda Universitas Lampung
Keywords: antibiotik profilaksis, infeksi luka operasi, sectio casarea

Abstract

Infeksi Luka Operasi Caesar dapat diturunkan dengan adanya pemberian antibiotik profilaksis. Antibiotik profilaksis adalah antibiotik yang digunakan untuk pasien yang belum terkena infeksi, tetapi diduga mempunyai peluang besar untuk terkena infeksi atau bila mendapatkannya dapat berdampak buruk bagi pasien. Antibiotik profilaksis hanya digunakan untuk tindakan dengan kejadian infeksi yang tinggi dan tindakan dengan konsekuensi infeksi yang serius. Tujuan literature review ini adalah untuk memberikan gambaran penggunaan antibiotic profilaksis pada operasi caesar Metode penelitian ini menggunakan studi Pustaka dengan mengambil data dan referensi dari berbagai buku dan artikel ilmiah yang valid. Artikel tersebut dicari melalu data NCBI, PubMed, GoogleSchoolar, dan ResearchGate yang dibatasi dari 20 sampai 24 Januari 2021 dengan menggunakan kata kunci berupa: infeksi luka operasi, antibiotic profilaksis, section caesarean. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua pasien yang akan menjalani operasi caesar diberikan antibiotik profilaksis dan menunjukkan penurunan morbiditas, masa inap di rumah sakit dan infeksi luka operasi yang signifikan yaitu 17%.

References

Kemenkes RI. (2013). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar. Badan Litbang.

Muthmainah, N., Puri, S., & Nikan, H. (2014). Evaluasi Penggunaan dan Efektivitas Antibiotik Profilaksis pada Pasien Bedah Sesar di Rumah Sakit Surakarta Tahun 2010. Jurnal Farmasi Klinik Indonesia, 3(2), 44–49. https://doi.org/10.15416/ijcp.2014.3.2.44

Husnawati dan Fitra W. 2016. Pola Penggunaan Antibiotik Profilaksis pada Pasien Bedah Caesar (Sectio Caesarea) di Rumah Sakit Pekanbaru Medical Center (PMC) Tahun 2014. Jurnal Sains Farmasi dan Klinis. 2(2):303-307. DOI: 10.29208/jsfk.2016.2.2.74

Wardoyo EH, dkk. 2014. Infeksi Luka Operasi (ILO) di Bangsal Kebidanan dan Kandungan RSUPN Cipto Mangunkusumo (RSCM): Laporan Serial Kasus Bulan Agustus-Oktober 2011. Cermin Dunia Kedokteran. 4(5):332-335.

Kemenkes RI. 2015. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2014. Jakarta: Kemenkes RI.

Departemen Farmakologi dan Terapeutik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 2016. Farmakologi dan Terapi. Jakarta: Bagian Farmakologi Universitas Indonesia.

Oktaviani F, Djoko W dan Endang Y. 2015. Evaluasi Penggunaan Antibiotik Profilaksis Terhadap Kejadian Infeksi Luka Operasi pada Operasi Sectio Caesarea. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi. 5(4):225-228.https://doi.org/10.22146/jmpf.217

Kemenkes RI. 2011. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2406/Menkes/Per/XII/2011 Tentang Pedoman Umum Penggunaan Antibiotika. Jakarta: Kemenkes RI.

Saifudin, Abdul Bari, dkk. 2014. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.

Zunnita O, Ros Sumarny dan July Kumalawati. 2018. Pengaruh Antibiotika Profilaksis Terhadap Infeksi Luka Operasi. Fitofarmaka. 8(1):39-44. DOI:10.33751/jf.v8i1.1170

Cheng K, dkk. 2015. Risk Factor for a Surgical Site Infection in a Teaching Hospital: a Prospective Study of 1,138 Patients. Patient Preference and Adherence. 9:1171-1177. DOI:10.2147/PPA.S86153

AF Rose, Fekad B, Moore JN dan Graham WJ. 2018. Post-caesarean Section Surgical Site Infection: a Retrospective Audit and Case Note Review at an Ethiopian Referral Hospital. Obstetrics and Gynecology Reports. 2(2):1-6. DOI:10.15761/OGR.1000126

Borchard RA. 2018. Update on Surgical Site Infections: the New CDC Guidelines. Journal of the American Academy of Pas. 31(4):52-54. DOI:10.1097/01.JAA.0000531052.82007.42

World Health Organization. 2014. The Burden of Surgical Site Infections Worldwide. WHO.

Hamidy MY, Dina Fauzia, Dimas PN dan M Imam M. 2016. Penggunaan Antibiotik Profilaksis Bedah pada Sectio Casarea di RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. JIK. 10(1):33-37. DOI:https://doi.org/10.26891/JIK.v10i1.2016.33-37

Liu R, Lin Lin dan Dujuan Wang. 2016. Antimicrobial Prophylaxis in Casarean Section Delivery. Experimental and Therapeutic Medicine. 12(2):961-964. https://doi.org/10.3892/etm.2016.3350

Rahmansyah A, Moh Hakimi dan Rukmono Siswishanto. 2016. Perbandingan Antara Pemberian Antibiotika Profilaksis pada Seksia Sesar Sesuai Alur Klinis RSUP DR Sardjito dengan Antibiotika Dosis Multipel Terhadap Kejadian Infeksi Luka Operasi. Jurnal Kesehatan Reproduksi 3(2):75-83. https://doi.org/10.22146/jkr.35444

FM Smaill dan Grivell RM. 2014. Antibiotic Prophylaxis versus No Prophylaxis for Preventing Infection After Casarean Section. Cochrana Database Syst Rev. DOI: 10.1002/14651858.CD007482.pub3

World Health Organization. 2017. Managing Complications in Pregnancy and Chilbirth: a Guide for Midwives and Doctors. WHO

Government of South Australia. 2017. Surgical Antimicrobal Prophylaxis Clinical Guideline. DOI:10.1097/IPC.0b013e3182905630

Published
2021-02-23
How to Cite
Miranda, A. (2021). Antibiotik Profilaksis pada Sectio Casarea. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(1), 207-212. https://doi.org/10.37287/jppp.v3i1.391