Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular

  • Christin Angelina Febriani Universitas Malahayati
  • Agung Aji Perdana Universitas Malahayati
  • Tati Diana sari Universitas Malahayati
Keywords: penyakit tidak menular, pos pembinaan terpadu

Abstract

Hampir tiga perempat dari semua kematian penyakit tidak menular  dan 82% dari 16 juta orang yang meninggal sebelum mencapai usia 70 tahun, terjadi pada penduduk berpenghasilan rendah dan menengah. Munculnya PTM disebabkan empat faktor risiko utama: penggunaan tembakau, aktivitas fisik, konsumsi alkohol dan diet yang tidak sehat. Tujuan penelitian diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular. Jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi sumber penelitian ini masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Tegineneng Kabupaten Pesawaran sebanyak 27.208 Jiwa, sampel sebanyak 385 pengambilan sampel secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang sudah diuji validitas dan realibilitas pada penelitian sebelumnya, analisis data secara univariat untuk mendapatkan gambaran umum tentang tiap variabel, bivariat dengan uji chi square dan multivariat menggunakan analisis regresi linier logistik berganda. Hasil penelitian di dapatkan bahwa tidak ada hubungan ekonomi, tingkat pendidikan  dengan pemanfaatan posbindu  dan ada hubungan persepsi, sikap, peran petugas kesehatan, dukungan keluarga dan akses dengan pemanfaatan posbindu. Sikap merupakan faktor yang paling dominan dalam pemanfaatan posbindu  jika dibandingkan faktor yang lainnya karena Exp (B) paling besar yaitu nilai OR 4,060.

References

Arikunto, Suharsimi. 2013. Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. PT Rineka Cipta : Jakarta.

Bakoil, M. B., Supriyanto, S., & Koesbardiati, T. (2017). Hubungan Jaminan Persalinan, Jarak Tempat Tinggal, Waktu Tempuh dan Kebiasaan Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Tempat Persalinan Di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Jurnal Info Kesehatan, 15(1), 82-96.

Budiman, A. R. 2013. Kapita Selekta Kuesioner : Pengetahuan dan Sikap dalam penelitian Kesehatan. Salemba Medika: Jakarta

Cahyati. (2015). Pengaruh dukungan keluarga dan tokoh masyarakat terhadap keaktifan penduduk ke posbindu tidak menular di Kota Semarang tahun 2015.

Darmawan, N. (2016). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Kunjungan Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Pelayanan Posyandu Di Desa Pemecutan Kelod Kecamatan Denpasar Barat. Jurnal Dunia Kesehatan, 5(2), 76442.

Dinkes Lampung. (2016). Profil Kesehatan Lampung Tahun 2016, Lampung.

Gaol, Tiomarni Lumban. (2013). pengaruh faktor sosiodemografi, sosioPengeluaran dan kebutuhan terhadap perilaku masyarakat dalam pencarian pengobatan di Kecamatan Medan Kota. balitbang.pemkomedan.go.id/.pdf.program studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Handayani, D. E. (2012). Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Oleh Lanjut Usia di kecamatan Ciomas kabupaten Bogor Tahun 2012 dan faktor yang berhubungan. Jurnal FKM UI.

Hermawan, C., Anggraeni, R., & Setianingsih, S. (2017). Gambaran Upaya Dalam Mencari Bantuan Kesehatan Pada Masyarakat. Jurnal Keperawatan, 9(2), 52-59.

Jueriyah, J., Asmadi, A., & Mashuri, M. Dukungan Keluarga dalam Pemanfaatan Posbindu oleh Lansia di Wilayah Puskesmas Haurgeulis Kabupaten Indramayu. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada, 2(2), 84-89.

Kemenkes RI. (2012). Data dan informasi penyakit tidak menular. http://www.depkes.go.id/folder/view/01/structure-publikasi-pusdatin-buletin.html

Kemenkes RI. (2012). Petunjuk Teknis Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM).

Khodijah, Nyayu. 2014. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.

Kim, Han-Kyoul., Munjae Lee. (2015). Factors associated with health services utilization between the years 2010 and 2012 in Korea: using Andersen's Behavioral model http://www.sciencedirect.com/science/article/pii

Levesque, J. F., Harris, M. F., & Russell, G. (2013). Patient-centred access to health care: conceptualising access at the interface of health systems and populations. International journal for equity in health, 12(1), 18.

Logen, Y., & Balqis, D. (2015). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Oleh Pemulung Di TPA Tamangapa. Skripsi. Universitas Hasanudin.

Misbah, N., & Tansah, A. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Oleh Lansia. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 2(2), 133-149.

Mothlag Nooraiee, Saber Mahani A, Barooni M, Asadi Lari M, Vaez Mahdavi M R, Hadian M. Determining Factors related to health services utilization: . RJMS. 2015; 21 (127) :61-72 (2015), Determining Factors related to health services utilization: Assistant Professor, Department of Health Economics, Iran University of Medical Sciences, Tehran, Iran Iran University of Medical Sciences, Tehran, Iran http://journal.iums.ac.ir/journalsys/rjms/browse.php?a_code=A-10-1-1624&sid=1&slc_lang=en URL: http://rjms.iums.ac.ir/article-1-3475-en.html

Napirah, M. R., Rahman, A., & Tony, A. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Tambarana Kecamatan Poso Pesisir Utara Kabupaten Poso. Jurnal Pengembangan Kota, 4(1), 29-39.

Notoatmodjo. (2012). Metode Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Padila. (2013). Buku Ajar Keperawatan Keluarga. Jogjakarta : Nuha Medika.

Perdana, A. A., Nuryani, D. D., & Lestari, T.. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Kemiling Bandar Lampung. Jurnal Dunia Kesmas Volume 6. Nomor 3 Juli 2017.

Perry, Potter. (2011). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep,. Proses, Dan Praktik, edisi 4, Volume.2. Jakarta: EGC.

Priyoto. (2014). Teori Sikap dan Perilaku dalam Kesehatan. Yogyakarta: Nuha. Medika.

Purdiyani, F. (2016). Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu Ptm) Oleh Wanita Lansia Dalam Rangka Mencegah Penyakit Tidak Menular Di Wilayah Kerja Puskesmas Cilongok 1. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 4(1), 470-480.

Rabbaniyah. (2019), Analisis Sosial Pengeluaran dalam Pemanfaatan Fasilitas Kesehatan untuk Berobat Jalan di Provinsi Jawa Barat : Analisis Data Susenas Tahun 2017.

Riskesdas. 2018. Riset Kesehatan Dasar dalam angka Provinsi Lampung. Kemenkes 2018.

Riyanto, A. 2011. Aplikasi Metodologi Penelitian Kesehatan. Nuha medika: Yogyakarta.

Roudsari, R. L., Zakerihamidi, M., & Khoei, E. M. (2015). Socio-cultural beliefs, values and traditions regarding women’s preferred mode of birth in the North of Iran. International journal of community based nursing and midwifery, 3(3), 165.

Saam. (2014). Psikologi Keperawatan. Rajawali Pres: Jakarta.

Sandra, P. N., & Kusumaningrum, I. D. (2019). Pengetahuan, Sikap Dan Dukungan Keluarga Tentang Pemanfaatan Posbindu Penyakit Tidak Menular Di Kretek Bantul. Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat, 13(2).

Saptaputra. (2016). Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Posbindu di UPTD Puskesmas Langara Kecamatan Wawonini Barat Kabupaten Konawe Kepulauan Tahun 2016. Jurnal penelitian.

Septriliyana, R. N., & WE, S. (2011). Hubungan Pengetahuan dengan Sikap Lansia Mengenai Posbindu di RW 07 Desa Kertawangi Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat Tahun 2011 [Internet]. 2011 [cited 2015 April 17]. Jurnal Kesehatan Kartika, 2(1), 43-9.

Simbolon, D., Astuti, W. D., & Andriani, L. (2015). Mekanisme Hubungan Sosial Ekonomi, Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan dan Kehamilan Risiko Tinggi terhadap Prevalensi Panjang Badan Lahir Pendek. Kesmas: National Public Health Journal, 9(3), 235-242.

Siswanto. (2014). Metodologi penelitian kesehatan dan kedokteran. Bursa ilmu: Jakarta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Alfabeta: Bandung.

Supriyatna, E., Pertiwiwati, E., & Setiawan, H. (2020). PROGRAM POS PEMBINAAN TERPADU PENYAKIT TIDAK MENULAR DI PUSKESMAS MARTAPURA. Jurnal Publikasi Kesehatan Masyarakat Indonesia, 7(1), 1-8.

Syarifain, A., Rumayar, A. A., & Mandagi, C. K. (2017). Hubungan antara Pendidikan dan Pendapatan dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan oleh Pasien BPJS di Wilayah Kerja Puskesmas Sario Kota Manado. KESMAS, 6(4).

Tampi, J., Rumayar, A. A., & Tucunan, A. A. (2016). Hubungan antara pendidikan, pendapatan dan pekerjaan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan di rumah sakit umum daerah Manembo-Nembo Bitung 2015. Kesmas, 5(1).

Tanjung, W. W., Harahap, Y. W., & Panggabean, M. S. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemanfaatan Program Pos Pembinaan TerpaduPenyakit Tidak Menular Di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Toru KabupatenTapanuli Selatan Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 3(2), 92-108.

Tjiptono, F. (2015). Strategi Pemasaran, edisi keempat. CV Andi Offset: Yogyakarta.

Widiani, I., Junaid, J., & Lisnawaty, L. (2015). Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Puskesmas Tomia Timur Kelurahan Tongano Timur Kabupaten Wakatobi Tahun 2015. (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kesehatan Masyarakat), 1(3).

World Health Organization Geneva, Switzerland. (2017) What are noncommunicable diseases and their risk factors?http://www.who.int/ncds/en/

Published
2021-02-19
How to Cite
Febriani, C., Perdana, A., & sari, T. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemanfaatan Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(1), 165-178. https://doi.org/10.37287/jppp.v3i1.367