Hubungan Lingkungan Pendidikan terhadap Kesiapan Belajar Mandiri pada Mahasiswa Kedokteran

  • Reza Mohammad Maulana Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati Bandar Lampung
  • Marissa Anggraini Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati Bandar Lampung
  • Arti Febriyani Hutasuhut Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati Bandar Lampung
  • Marwan Nusri Fakultas Kedokteran, Universitas Malahayati Bandar Lampung
Keywords: kesiapan belajar mandiri, lingkungan pendidikan, mahasiswa kedokteran

Abstract

Kemampuan belajar mandiri sangat penting dalam pendidikan kedokteran untuk memberi bekal lulusan menjadi seorang pembelajar seumur hidup. Kesiapan belajar mandiri merupakan salah satu karakteristik yang dibutuhkan dalam pembelajaran orang dewasa. Belajar mandiri adalah kegiatan belajar aktif, yang didorong oleh niat untuk menguasai sesuatu kompetensi guna mengatasi sesuatu masalah dengan bekal pengetahuan atau kompetensi sebagai tujuan belajar. Lingkungan belajar yang baik mendukung seluruh kegiatan belajar mahasiswa dan dorongan bagi untuk terus memacu prestasi belajarnya. Tujuan Penelitian untuk mengetahui hubungan lingkungan pendidikan terhadap kesiapan belajar mandiri pada mahasiswa Angkatan 2023 Fakultas kedokteran Universitas Malahayati. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan suatu jenis penelitian yaitu kuantitatif, dengan menggunakan metode analitik dengan pendekatan Crossectinal. Sampel yang digunakan adalah mahasiswa fakultas kedokteran Universitas Malahayati angkatan 2023 berjumlah 130 orang dengan metode total sampling. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner menggunakan google form. Uji statistik yang digunakan menggunakan uji Chi square. Hasil Penelitian : Hasil uji statistik menunujukan terdapat hubungan antara lingkungan pendidikan dengan kesiapan belajar mandiri pada mahasiswa angkatan 2023 Universitas Malahayati dengan nilai sig.(Chi-Square) sebesar 0,006 atau <0,05 dan diadapatkan nilai Odds ratio 3,50 (95% CI1,38-8,87). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara lingkungan pendidikan terhadap kesiapan belajar mandiri pada mahasiswa angkatan 2023 Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati.

References

Ariana, S. (2017) Manajemen Pendidikan. Yogyakarta: Andi Offset.

Arismunandar, R. (2015) Hubungan Lingkungan Belajar Dengan Self-Directed Learning Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

Gayathridayawasi dan Ganesa, H. G. 2015. Berbagai Strategi Independent Learning yang Ideal Mengacu pada Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Universitas Udayana Denpasar

Hadwin, A.F. (2012) ‘Self-Regulated Learning’, 21st Century Education: A Reference Handbook, 01(01), pp. I-175-I–183. Available at: https://doi.org/10.4135/9781412964012.n19.

Ihsan, F. (2010) Dasar-Dasar Kependidikan Komponen MKDK. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Jaslin. Laifa. Jumadi. (2018) E-Learning & Konsep Belajar Mandiri. Yogyakarta: Penebar Media Pustaka.

Lase, D. (2015) ‘Sudent-Centered Learning di Perguruan Tinggi’, Sundermann: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora & Kebudayaan, 8(1–2), pp. 144–153.

Lutfianawati, D., Puji Lestari, S.M. and Istiana, S. (2019) ‘Hubungan Kesiapan Belajar Mandiri Dengan Tingkat Kecemasan Pada Mahasiswa Tahun Pertama Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Tahun 2017’, Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 5(4), pp. 232–244. Available at: https://doi.org/10.33024/.v5i4.967.

Oishi, I.R.V. (2020) ‘Pentingnya Belajar Mandiri Bagi Peserta Didik Di Perguruan Tinggi’, IKRA-ITH Humaniora, 4(2), pp. 50–55.

Panjaitan, F.F. and Isnayanti, D. (2020) ‘Perbandingan Kesiapan Belajar Mandiri Pada Setiap Angkatan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara’, Anatomica Medical Journal | Amj, 3(2), p. 119. Available at: https://doi.org/10.30596/amj.v3i2.3471.

Sanusi, Uci & Suryadi, R. (2018) Ilmu Pendidikan Islam. Yogyakarta: Deepublish.

Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta; PT Rineka Cipta.

Sugianto, I.M. and Lisiswanti, R. (2016) ‘Tingkat Self Directed Learning Readiness (SDLR) pada Mahasiswa Kedokteran’, Jurnal Majority, 5(5), pp. 27–31.

Surbakti, E.S.B., Oktaria, D. and Rodiani (2019) ‘Hubungan motivasi belajar terhadap self directed learning readiness mahasiswa fakultas kedokteran universitas lampung’, Jurnal Agromedicine, 6(1), pp. 139–144.

Tafsir, A. (2005) Ilmu Pendidikan dalam Perspektif Islam. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Tejoyuwono, A.A.T., Armyanti, I. and Nugraha, R.P. (2015) ‘Gambaran Evaluasi Penilaian Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter terhadap Lingkungan Pembelajarannya’, Jurnal Pendidikan Kedokteran Indonesia: The Indonesian Journal of Medical Education, 4(3), p. 109. Available at: https://doi.org/10.22146/jpki.25279.

Triwiyanto, T. (2014) Pengantar Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.

Widyaningtyas, A. and Radiyono, Y. (2013) ‘Peran Lingkungan Belajar Dan Kesiapan Belajar Terhadap Prestasi Belajar Fisika Siswa Kelas X Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Pati’, Jurnal Pendidikan Fisika, 1(1), p. 136.

Zeegers, P. 2001. Approaches to learning in science: a longitudinal study. British Journal of Educational Psychology. 71: 115–132.

Published
2024-06-02
How to Cite
Maulana, R. M., Anggraini, M., Hutasuhut, A. F., & Nusri, M. (2024). Hubungan Lingkungan Pendidikan terhadap Kesiapan Belajar Mandiri pada Mahasiswa Kedokteran. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6(6), 2349-2354. https://doi.org/10.37287/jppp.v6i6.3408