Manfaat Jahe Merah dalam Menurunkan Kadar Kolesterol Darah

  • Siti Noor Fadilah Bulfiah Universitas Lampung
Keywords: dislipidemia, jahe merah, kolesterol, peyakit kardiovaskuler

Abstract

Penyakit kardiovaskuler menyebabkan mordibitas dan mortalitas di seluruh dunia, sehingga hal ini menjadi perhatian utama bagi pemerintah dan Organisasi Kesehatan Dunia. Penyakit jantung koroner merupakan penyakit kardiovaskuler yang menyebabkan kematian terbesar, disebabkan penyempitan atau penyumbatan pada pembuluh darah koroner akibat dislipidemia. Berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengatasi penyakit dislipidemia salah satunya adalah dengan pemberian jahe merah. Tujuan untuk menganalisis potensi jahe merah  dalam   menurunkan kolesterol darah.   Literature   review   dilakukan   dengan menggunakan sumber referensi dari kumpulan  artikel yang dilakukan dengan literature searching pada Google  Scholar  dan  NCBI  dengan  kata kunci dislipidemia, jahe merah, kolesterol, peyakit kardiovaskuler dalam rentang waktu 2001-2020 kemudian dianalisis dengan metode systematic literature review yang mencakup pengumpulan, evaluasi, dan pengembangan penelitian dengan fokus topik tertentu. Analisis berbagai artikel penelitian  diketahui  bahwa  kandungan gingerol dalam jahe memiliki efek hipokolesterol, anti-aterogenik serta penekanan aktivitas enzim HMG-KoA reduktase sehingga dapat mengurangi biosintesis kolesterol total.

References

Arablou, T., Aryaeian, N. (2017). The effect of ginger (Zingiber Officinale) as an ancient medicinal plant on improving blood lipids. J Herb Med :13–7. doi: 10.1515/jcim-2014-0021.

Ayu, A. M, Mutalazimah, M, dan Herawati I. (2018). Hubungan Frekuensi Senam Aerobik dan Asupan Kolesterol terhadap Kadar Kolesterol Darah Wanita Usia Subur di Pusat Kebugaran Syariah Agung Fitnes Makam haji. Jurnal Kesehatan. 10(2). 74-82 doi:https://doi.org/10.23917/jk.v10i2.5536

Brahma, N. P. (2015). Ameliorative potential of gingerol: Promising modulation of inflammatory factors and lipid marker enzymes expressions in HFD induced obesity in rats. Mol. Cell. Endocrinol. 419:139-47. doi: 10.1016/j.mce.2015.10.007

Botham, K. M dan Mayes P.A. (2009). Sintesis, Transpor, & Ekskresi Kolesterol,” in Biokimia Harper.

Boyer, S. H. (2006). The Principles of Human Biochemical Genetics. Harry Harris. North-Holland, Amsterdam, and Elsevier, New York, 1970. xiv, 330 pp., illus. Cloth, $15; paper, $6.95. Frontiers of Biology, vol. 19,” Science (80).

Chou D, (2017). Henry’s Clinical Diagnosis And Management By Laboratory Methods. JAMA The Journal of the American Medical Association. 297(16):1829-1829. doi: 10.1001/jama.297.16.1829

Dugasani, S., Pichika, M. R., Nadarajah, V. D, Balijepalli, M. K, Tandra, S., & Korlakunta J. N. (2010). Comparative antioxidant and anti-inflammatory effects of gingerol. Third Edition. J. Ethnopharmacol. 127(2):515-20. doi:10.1016/j.jep.2009.10.004

Elrokh, E. S., Yassin, M. A., El-Shenawy, dan Ibrahim, B. M. M. (2010).Antihypercholesterolaemic effect of ginger rhizome (Zingiber officinale) in rats. Inflammopharmacology. 4 (1):263-274

Hesti M., Resti P. (2014). Pengaruh Pemberian Jahe Merah (Zingiber Officinale Var Rubrum) Terhadap Kadar Kolesterol Total Wanita Dislipidemia. Journal of Nutrition College, 3(4):798-806.

Kaviarasan, K., Arjunan, M. M., & Pugalendi, K. V. (2005). Lipid profile, oxidant-antioxidant status and glycoprotein components in hyperlipidemia patients with/without diabetes. Clin. Chim. Acta. 362(1-2):49-56. doi: 10.1016/j.cccn.2005.05.010

Kee L.J. (2014). Pedoman pemeriksaan laboratorium dan diagnostik. Jakarta EGC.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. The Indonesian Health Department. (2014). Pedoman Gizi Seimbang.

McLaughlin, S. P. Ginger: The Genus Zingiber. (2005). Medicinal and Aromatic Plants−Industrial Profiles, 41(22):2145. doi: 10.3390/molecules22122145

Murray, R. K., Granner, D. K., Mayes, P. A., Rodwell, V. W. (2003). Biokimia Harper, Edisi XXV. Penerjemah Hartono Andry. Jakarta: EGC.

Sareen, S. G., Jack, L. S., James, L. G. (2009). Advanced Nutrition, Metabolism.Canada:Wadsworth Cengage Learning.

Saravanan, G., Ponmurugan P., Deepa M. A., & Senthilkumar B. (2014). Anti-obesity action of gingerol: Effect on lipid profile, insulin, leptin, amylase and lipase in male obese rats induced by a high-fat diet. J. Sci. Food Agric. 94(14):2972-7.doi:10.1002/jsfa.6642

Sany RS. (2009). Dislipidemia Sebagai Faktor Risiko Utama Penyakit Jantung Koroner. Cermin Dunia Kedokteran, 36(3):181- 184.

Stailova, I., Krastanov, A., Stoyanova, A. (2007). Antioxsidant Activity of Ginger Extract (zingiber officinale).Food Chemistry. 102(3):764-770. doi: 10.1016/j.foodchem.2006.06.023

Tzeng T. F, Liou S.S, Chang C.J , dan Liu I.M. (2015). 6-Gingerol Protects Against Nutritional Steatohepatitis By Regulating Key Genes Related To Inflammation And Lipid Metabolism. Phytother. Res. 7(2): 999–1020. doi: 10.3390/nu7020999

World Health Organization. (2017) Media Centre: Cardiovascular disease.

Zannis, V. I. (2004). Probing the pathways of chylomicron and HDL metabolism using adenovirus-mediated gene transfer, Current Opinion in Lipidology. 15(2):151-66. doi: 10.1097/00041433-200404000-00008.

Published
2021-01-18
How to Cite
Bulfiah, S. (2021). Manfaat Jahe Merah dalam Menurunkan Kadar Kolesterol Darah. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 3(1), 81-88. https://doi.org/10.37287/jppp.v3i1.324