Implementasi Kompres Bawang Merah terhadap Suhu Tubuh Anak dengan Kejang Demam

  • Sukma Apriliani Fakultas Kesehatan, Universitas Harapan Bangsa
  • Etika Dewi Cahyaningrum Fakultas Kesehatan, Universitas Harapan Bangsa
Keywords: kejang demam, kompres bawang merah, suhu tubuh

Abstract

Kejang demam merupakan salah satu kejang yang paling sering terjadi pada anak kecil, terutama anak kecil dibawah 5 tahun. Demam adalah suatu kondisi dimana suhu tubuh meningkat di atas normal. Suhu tubuh normal biasanya berkisar antara 36,5-37,5℃ dan bias dikatakan hipertermi jika suhu tubuh diatas 37,5℃. Studi kasus ini dilakukan untuk mengetahui apakan terjadi penurunan suhu tubuh setelah diberikan tindakan kompres bawang merah pada klien dengan hipertermi. Kualitatif deskriptif berupa studi kasus merupakan metode yang digunakan dalam studi kasus ini. Wawancara, observasi dan pemeriksaan fisik merupakan metode pengumpulan data dalam studi kasus. Analisa data pada studi kasus ini menggunakan SOAP untuk perkembangan pasien dan dilakukan secara deskriptif naratif, penyajian data dideskripsikan secara deskriptif untuk mengetahui hasil yang telah didapatkan selama melakukan studi kasus. Responden dalam studi kasus ini adalah An. G dengan diagnosa medis Kejang Demam di Ruang Aster RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa adanya perubahan berupa penurunan suhu tubuh pasien dari yang sebelum dilakukan tindakan adalah 37,5℃ dan setelah dilakukan tindakan nonfarmakologi kompres bawang merah menjadi 36,9℃ yang berarti adanya penurunan suhu tubuh sebesar 0,6 ℃ yang dilakukan selama 10 menit.

References

Aziza, S. N., & Adimayanti, E. (2021). Pengelolaan Hipertermi Pada Anak Dengan Riwayat Kejang Demam Sederhana Di Desa Krajan Banyubiru. 10(2), 71–76.

Cahyaningrum, E. D. (2017). Pengaruh kompres bawang merah terhadap suhu tubuh anak demam. Seminar Nasional dan Presentasi Hasil-Hasil Penelitian Pengabdian Masyarakat, ISBN 978-6, 80–89.

Hadinata, Dian & Abdillah, A. J. (2018). Metodologi Keperawatan. Paper Knowledge . Toward a Media History of Documents, 3(April), 49–58.

Harnani, N. M., Andri, I., & Utoyo, B. (2019). Pengaruh Kompres Bawang Merah Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Pasien Demam Thypoid Di Rs Pku Muhammadiyah Gombong. Jurnal Urecol, 6(6), 361

Hayuni, A. F. (2019). Efektifitas Pemberian Kompres Bawang Merah Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Pada Anak Usia 1-5 Tahun di Puskesmas Gilingan. DIII Keperawatan.

Hidayat, A.A. (2021). Pengantar dokumentasi proses keperawatan. Jakarta : EGC

Indrayati, N., & Haryanti, D. (2019). Gambaran Kemampuan Orangtua Dalam Penanganan Pertama Kejang Demam Pada Anak Usia Toddler. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 9(2), 149–154.

Ismet, I. (2017). Kejang Demam. Jurnal Kesehatan Melayu, 1(1), 41-44. doi:https://doi.org/10.26891/jkm.v1i1.2017.41-44

Isnaini, M. (2020). Asuhan keperawatan pada An. A dengan kejang demam. 2507(February), 1–9.

Lazdia, W., Hasnita, E., Febrina, W., Dewi, R., Usman, Y. W., & Susanti, N. (2022). Kompres Bawang Merah Terhadap Suhu Tubuh Anak Batita. REAL in Nursing Journal, 5(2), 111. https://doi.org/10.32883/rnj.v5i2.1978

Lubis, S. P. S. (2019). Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Perawatan Kejang Demam Pada Anak di Ruangan Anak Rsup H. Adam Malik Medan Tahun 2019. Jurusan Keperawatan Poltekes Kemenkes Medan, 1–13.

Muhith, A. (2015). Pendidikan Keperawatan Jiwa( Teori dan Aplikasi). Yogyakarta: Andi.

Mulyanti, D. Y. (2017). Bahan Ajar Keperawatn (1 st ed.). Kementrian Kesehatan RI.

Noviana, Putri. 2016. Penanganan hipertermia pada anak dengan demam tifoid di rsud pandan arang boyolali. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 63(6): 1-7.

Olfah, Yustiana, Ghofur, A. (2016) Dokumentasi Keperawatan. Jakarta Selatan.

Pusponegoro, H., Widodo, D. P., & Ismael, S. (Ikatan D. A. I. (2016). Konsensus Penatalaksanaan Kejang Demam. Ikatan Dokter Anak Indonesia, 1–23. http://spesialis1.ika.fk.unair.ac.id/wpcontent/uploads/2017/03/Konsensus-Penatalaksanaan-Kejang-Demam.pdf

Sari NK, Herlina N, Jhonet A. (20210 Hubungan Riwayat Kejang Demam dengan Kejadian Epilepsi pada Anak ≤ 5 Tahun di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2018-2019, 7(3):453–8.

Solikah, S. N., & Waluyo, S. J. (2020). Manfaat Edukasi Dengan Booklet Sebagai Sarana Penikatan Pengetahuan dan Efikasi Diri Orang Tua pada Anak Leukemia Lumfoblastik Akut yang Menjalani Kemoterapi. Intan Husada: Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(1), 54–66.

Supriyanto. (2017). Asuhan Keperawatan Pada By . R Dengan Kejang Demam Di Ruang Anggrek Nursing Assurance In By . R WITH. Jurnal Keperawatan 2017, 5, 1–4.

Susanti, Y. E., & Wahyudi, T. (2020). Karakteristik Klinis Pasien Kejang Demam Yang Dirawat Di Rumah Sakit Baptis Batu. Damianus: Journal of Medicine, 19(2), 91–98. https://doi.org/10.25170/djm.v19i2.1265

Syarifatunnisa. (2021). Faktor Yang Mempengaruhi Rekurensi Kejang Demam Pada Balita. Jurnal Medika Utama, 03(01), 402–406.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia Definisi dan Indikator Diagnostik. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia Definisi dan Tindakan Keperawatan. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Tim Pokja SLKI DPP PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan. Jakarta: Dewan Pengurus Pusat PPNI.

Windawati, W., & Alfiyanti, D. (2020). Penurunan Hipertermia Pada Pasien Kejang Demam Menggunakan Kompres Hangat. Ners Muda, 1(1), 59. https://doi.org/10.26714/nm.v1i1.5499

Wulandini, P., Saputra, R., & Frilianova, D. (2019). Tingkat Pengetahuan Ibu Tentang Kejang Demam Pada Anak Usia 6 Bulan Sampai 5 Tahun Di Puskesmas Kampar Timur 2018. Jurnal Keperawatan Abdurrab, 2(2), 57–67.https://doi.org/10.36341/jka.v2i2.625

Published
2023-07-05
How to Cite
Apriliani, S., & Cahyaningrum, E. (2023). Implementasi Kompres Bawang Merah terhadap Suhu Tubuh Anak dengan Kejang Demam. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5(4), 1455-1460. https://doi.org/10.37287/jppp.v5i3.1828