Meta-Analisis Pengaruh Pemberian Teknik Relaksasi Napas Dalam terhadap Rasa Nyeri pada Pasien Post Operasi
Abstract
ABSTRAK
Teknik relaksasi nafas dalam dilakukan dengan cara mengajarkan dan menganjurkan klien untuk menarik nafas dengan baik, menarik nafas dalam dan menghembuskan nafas sambil melepaskan rasa nyeri yang dirasakan. Respon nyeri yang dirasakan oleh pasien merupakan efek samping yang timbul setelah menjalani suatu operasi. Nyeri yang disebabkan oleh operasi biasanya membuat pasien merasa sangat kesakitan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui estimasi pengaruh pemberian Teknik relaksasi napas dalam terhadap nyeri pada pasien post operasi. Penelitian ini merupakan penelitian systematic review dan meta-analysis denagn menggunakan diagram PRISMA. Pencarian artikel dilakukan berdasarkan kriteria kelayakan Model PICO. P= Pasien post oprasi; I= Relaksasi napas; C= Tidak relaksasi napas; O= Rasa nyeri Artikel yang digunakan berasal dari 3 database, yaitu: PubMed dan Google Scholar. Dengan kata kunci antara lain “breath relaxation” AND “pain” AND ”postoperative patient” AND “randomized controlled trial”. Artikel dianalisis menggunakan digram PRISMA dan aplikasi Review Manager 5.3. 5 artikel dari tahun 2018 – 2022. dengan desain studi randomized controlled trial yang akan digunakan sebagai sumber meta-analisis pengaruh relaksasi napas terhadap rasa nyeri pada pasien post oprasi. Menunjukan bahwa tidak relaksasi napas meningkatkan kemungkinan terjadinya nyeri pada pasien post oprasi. Pasien post oprasi yang tidak relaksasi napas meningkatkan nyeri sebesar 1.18 kali dibandingkan dengan pasien post oprasi yang melakukan relaksasi napas (SMD= 1.18; CI 95%= -1.25 hingga 3.62; p=0.34). Meta-analisis dari 5 studi randomized controlled trial menyimpulkan bahwa tidak melakukan relaksasi napas meningkatan nyeri pada pasien post oprasi.
References
Chandra Kristianto P, Jon T, & Julia R. (2013). Efektifitas Teknik Relaksasi Nafas Dalam Dan Guided Imagery Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post. Agustus, 1.
Delimasari, T. H., Handayani, R. T., Widiyanto, A., Kurniawan, H. D., Atmojo, J. T., Azizah, F. K., ... & Handayani, A. F. (2022). Pengaruh Tindakan Operasi Caesar Terhadap Risiko Obesitas Pada Anak: Meta-Analysis. Avicenna: Journal of Health Research, 5(2).
Hany SM, Ali ZH, & Abdel-Azeem Mostafa H. (2019). Effect of Deep Breathing Technique on severity of Pain among Postoperative Coronary Artery Bypass Graft patients. International Journal of Novel Research in Healthcare and Nursing, 6(2), 32–46. www.noveltyjournals.com
Kaparang AM, Manengkey AV, Damar AA., Watania LN, & Diannita CG. (2022). The Effect of Benson Relaxation On Pain in Post Major Surgery Patients. Malahayati Nursing Journal, 4(9), 2305–2323. https://doi.org/10.33024/mnj.v4i9.6950
Kesehatan Masyarakat UNS. (2023). Penilaian Kualitas Studi Primer untuk. 36, 3–4.
Khordiyati NS. (2018). Efektifitas kombinasi terapi musik dan teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post kateterisasi jantung. Jurnal Kesehatan Karya Husada, 6(1), 50–65.
Morita KM, Amelia R, & Putri D. (2020). Pengaruh Teknik Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea di RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 5(2), 106. https://doi.org/10.34008/jurhesti.v5i2.197
Nurhayati, I., Hidayat, A. R., Widiyanto, A., Putri, S. I., Atmojo, J. T., & Fajriah, A. S. (2022). The Effect of Vitamin D Deficiency with Stunting and Overweight: A Meta-analysis Study. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(F), 391-396.
Rohyani D. (2022). The Effect of Relaxation Techniques and Distraction Techniques on Reducing Pain Scale in Postoperative Patients at UKI Hospital East Jakarta in 2020. Journal Educational of Nursing(Jen), 4(2), 98–107. https://doi.org/10.37430/jen.v4i2.97
Rustiawati E, Binteriawati Y, & Aminah A. (2022). Efektifitas Teknik Relaksasi Napas dan Imajinasi Terbimbing terhadap Penurunan Nyeri pada Pasien Pasca Operasi di Ruang Bedah. Faletehan Health Journal, 9(3), 262–269. https://doi.org/10.33746/fhj.v10i03.463
Setiarini S. (2018). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Pasien Post Sectio Cesaria Di Ruang Rawat Inap Kebidanan Rsud Pariaman. Menara Ilmu, XII(79), 144–149. http://jurnal.umsb.ac.id/index.php/menarailmu/article/viewFile/548/487
Suhartiningsih S. (2019). Teknik Relaksasi Nafas Dalam untuk Menurunkan Intensitas Nyeri Post Operasi. Tunas Tunas Riset Kesehatan, 9(November), 364–368.
Ursavas F, & Catakli M. (2020). The effect of diaphragmatic breathing exercise on pain, anxiety, and depression in patients undergoing total knee replacement: A randomized controlled trial. Annals of Medical Research, 27(9), 2408. https://doi.org/10.5455/annalsmedres.2020.04.295
Widiyanto, A., Kurniawan, H., Handayani, A. F., Duarsa, A. B. S., Anulus, A., Anasulfalah, H., ... & Livana, P. H. (2022). Pengaruh Telehealth terhadap Penurunan Derajat Depresi pada Pasien Stroke: Meta-Analisis. Jurnal Keperawatan, 14(3), 609-618.
Widiyanto, A., Putri, S. I., Fajriah, A. S., Peristiowati, Y., Ellina, A. D., & Triatmojo, J. (2023). The effect of prophylactic negative pressure wound therapy on infection in obese women after C-section: a meta-analysis. Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran), 55(1).



