Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Tingkat Keterlambatan Bicara dan Bahasa pada Anak Usia 2-5 Tahun

  • Suhadi Suhadi Sekolah Tinggi lmu Kesehatan St. Elisabeth Semarang
  • Istanti Istanti Sekolah Tinggi lmu Kesehatan St. Elisabeth Semarang
Keywords: balita, hubungan, faktor-faktor keterlambatan bicara

Abstract

Keterlambatan berbicara pada anak berdampak pada perkembangan sosialisasi anak dan gagal paham saat berkomunikasi dengan orang lain serta   rendah diri.  Tujuan penelitian   untuk mengetahui faktor  yang berhubungan dengan  tingkat keterlambatan bicara pada anak  di Klinik Rehabilitasi Medik RS St. Elisabeth Semarang. Jenis penelitian deskripsi analitik dengan metode survey menggunakan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel   total sampling sebanyak 27 responden, yaitu ibu  dari anak  2-5 tahun yang didiagnosis medis speech delay sedang menjalani terapi wicara.  Pengumpulan data dengan  memberikan kuisioner kepada ibu anak. Uji normalitas data menggunakan   chi-square  dan  uji Fisher.  Hasil uji chi-square,  faktor emosi terhadap tingkat keterlambatan bicara ringan 51,9%, sedang 48,1% dengan   p value 0,440 (p>0,050). Faktor jenis kelamin terhadap tingkat keterlambatan bicara ringan 51,9%, sedang 48,1% dengan   p value 0,004 (p< 0,050). Faktor lingkungan terhadap tingkat keterlambatan bicara  ringan 51,9%,  sedang 48,1% dengan   p value 0,706 (p>0,050). Faktor pendidikan ibu terhadap tingkat keterlambatan bicara  ringan 51,9%, sedang 48,1% dengan s  p value 0,1000 (p>0,050). Faktor jumlah anak terhadap tingkat keterlambatan bicara ringan 51,9 %, sedang 48,1% dengan     p value 0,420 (p>0,050). Faktor riwayat keluarga terhadap tingkat keterlambatan bicara ringan 51,9%,sedang 48,1% dengan   p value 0,678 (p>0,050).  Faktor jenis kelamin paling berhubungan terhadap keterlambatan bicara  anak 2-5 tahun.   

Kata kunci: balita; hubungan; faktor-faktor keterlambatan bicara

FACTORS THAT ARE RELATED TO THE LEVEL OF TALK AND LANGUAGE DELAYS IN CHILDREN AGE 2-5 YEARS

ABSTRACT

Delays in talking to children have an impact on the development of child socialization and failure to understand when communicating with others and low self-esteem. The purpose of this study was to determine the factors associated with the level of delay in talking to children in the Medical Rehabilitation Clinic of RS St. Elisabeth Semarang This type of research is analytic description with survey method using cross sectional approach. Sampling using a total sampling of 27 respondents, namely mothers of children 2-5 years who were diagnosed with medical speech delay and are undergoing speech therapy. Data collection by giving questionnaires to the child's mother. Data normality test uses chi-square and Fisher's exact test. Chi-square test results, emotional factors on the level of mild talk delay 51.9%, moderate 48.1% with a p value of 0.440 (p> 0.050). The sex factor toward the level of mild speech delay was 51.9%, moderate 48.1% with p value 0.004 (p <0.050). Environmental factors on the level of delay in mild talk 51.9%, moderate 48.1% with a p value of 0.706 (p> 0.050). The maternal education factor towards the level of mild talk delays is 51.9%, moderate 48.1% with s p value 0.1000 (p> 0.050). The factor of the number of children with mild talk delay is 51.9%, moderate 48.1% with p value 0.420 (p> 0.050). Factors of family history of mild talk delay were 51.9%, moderate 48.1% with a p value of 0.678 (p> 0.050). The sex factor is most related to speech delays in children 2-5 years.

Keywords: toddlers; factors of speech delay; relationships

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Situasi Kesehatan Anak di Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2015.

Hidayat, Aziz Alimul. Pengantar Ilmu KeperawatanAnak. Jakarta: Salemba Medika; 2009.

Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia. Kumpulan Tips Pediatri. Jakarta: Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia; 2011.

Khoiriyah, Anizar Ahmad, Dewi fitriani. 2016. Model Pengembangan Kecakapan Berbahasa Anak yang Terlambat Berbicara (speech Delay). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Anak Usia Dini,1(1):36-45.

Haryatiningsih, Wastu Adi Mulyono, Suryanto. Perkembangan Balita : Deteksi Dini dan Stimulasi Tumbuh Kembang Balita. Jakarta: PustakaPelajar, 2014.

Hildayati, Rini, Dkk, 2014. Psikologi Perkembangan, Jakarta: Erlangga.

Zainal Habib dan Laily Hidayati. Intervensi psikologis pada pendidikan anak dengan keterlambatan bicara. Madrasah. Vol.5 No.1.2012.

Rizki Cintya Dewi, Anisa Oktiawati, Lintang Dewi Saputri. Teori dan Konsep Tumbuh Kembang :Bayi, Toddler, Anak dan Usia Remaja. Yogyakarta: Nuha Medika; 2015

Lyen K. Sepech Delay. [homepage on the Internet].c 2002. [cited 2018 Oct 11]. Available from: http://www lyen.net/page 153.htmll.

Adriana, Dian. Tumbuh Kembang & Terapi Bermain pada Anak. Jakarta: Salemba Medika; 2011.

Sulistyawati, Ari. Deteksi Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Salemba Medika; 2014.

Henry Guntur, Tarigan: Berbicara [homepage on the Internet].2009. [cited Agust 2018]. Available from : http://www trigonal media.com

Soetjiningsih, IG.N. Gde Ranuh. Tumbuh Kembanga Anak. Jakarta: EGC; 2013.

Supartini, Yupi. Buku Ajar Konsep Keperawatan Anak. Jakarta: EGC; 2014.

Hizar CA, Alfian, et all. Keperawatan Anak & Tumbuh Kembang (Pengkajian dan Pengukuran). Yogyakarta: Nuha Medika; 2014.

Published
2020-07-16
How to Cite
Suhadi, S., & Istanti, I. (2020). Faktor-Faktor Yang Berhubungan dengan Tingkat Keterlambatan Bicara dan Bahasa pada Anak Usia 2-5 Tahun. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 2(2), 227-234. https://doi.org/10.37287/jppp.v2i2.115