Efektivitas Senam Rematik terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Lanjut Usia Dengan Osteoarthritis
Abstract
Usia lanjut merupakan fase transformatif terakhir dalam siklus kehidupan manusia yang merupakan karakteristik interaksi yang tidak dapat dihindarkan oleh setiap orang. Perubahan fisiologis dan psikososial dapat menyebabkan masalah medis, baik fisik maupun mental. Lompat reumatik adalah latihan yang menyoroti untuk mengikuti lingkup terbesar gerakan sendi. Pengobatan pilihan yang tepat digunakan untuk saat ini mengurangi rasa nyeri akibat osteoarthritis adalah aktivitas rematik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui viabilitas aktivitas rematik terhadap perubahan skala siksaan pada lansia. Pemeriksaan semacam ini diarahkan dengan rencana data primer dan sekunder untuk mengetahui apakah ada hubungan antara reumatik berjatuhan pada perubahan skala nyeri pada lansia dengan rencana pre-test dan post-test one group. rencana tes. Strategi pengujian lengkap adalah prosedur penentuan contoh dengan mengambil semua individu dari populasi sebagai responden atau contoh dari 27 individu. Penyelidikan bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar adalah 58-63 tahun, laki-laki. Konsekuensi dari informasi sebelum melakukan aktivitas rematik pada skala penderitaan. Setelah mediasi sebagian besar kurang dari penderitaan luar biasa. Mengingat kelangsungan hidup aktivitas rematik pada perubahan skala penderitaan di yang lebih tua, nilai sig (2-diikuti) adalah 0,00 > 0,05. Hal ini membuktikkan bahwa ada pengaruh atau hubungan dalam mempermainkan kecukupan aerobatik rematik pada pasien rematik.
References
Afnuhazi, R. (2018). Pengaruh senam rematik terhadap penurunan nyeri rematik pada lansia. XII, 117–124.
Annisa, F. D., & Ifdil. (2016). Konsep kecemasan (Anxiety) pada lanjut usia (lansia). Konselor, 5(2), 93–98. https://doi.org/10.24036/02016526480-0-00
Bawarodi, F., Rottie, J., & Malara, R. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kekambuhan penyakit rematik di wilayah puskesmas Beo Kabupaten Talaud. E-Journal Keperawatan (e-Kp), 5, 1–7. https://doi.org/10.4018/978-1-4666-2673-7
Elviani, Y., S, Z., & Wibowo, A. D. W. (2021). Penderita rheumatoid arthritis di desa Perigi Kecamatan Pulau Pinang Kabupaten Lahat Tahun 2020. 5, 428–432.
Idris, D. N. T., & Astarani, K. (2017). Terapi Relaksasi Genggam Jari Terhadap Penurunan Nyeri Sendi Pada Lansia. Jurnal.Stikesbaptis.Ac.Id, 23–32.
Kementerian Kesehatan. (2019). Pusat dan data informasi hipertensi.
Malo, M., Kurniyanti, A. M., & Yuliyanik. (2021). Efektivitas terapi komplementer senam bugar lansia terhadap penurunan nyeri pada lansia dengan artritis reumatoid. Media Husada Journal of Nursing Science, 2(3), 179–184.
Meliana Sitinjak, V., Fudji Hastuti, M., & Nurfianti, A. (2016). Pengaruh Senam Rematik terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Lanjut Usia dengan Osteoarthritis Lutut. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, v4(n2), 139–150. https://doi.org/10.24198/jkp.v4n2.4
Octa, R. A., & Febrina, W. (2020). Implementasi evidence based nursing pada pasien rematik : studi kasus. REAL in Nursing Journal (RNJ), 3(1), 54–60.
Pujiati, E., & Mayasari, W. H. A. (2017). Senam rematik terhadap peningkatan kualitas hidup lansia ny . S pendem kulon desa Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus. Jurnal Profesi Keperawatan, 4(2), 66–74.
Sari, N. M., Ramadhaniyati, & Wulandari, D. (2018). Pengaruh senam rematik terhadap perubahan skor nyeri sendi pada lansia dengan rheumatoid arhtritis di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kelurahan Sungai Jawi Luar Kecamatan Pontianak Barat Kota Pontianak. 1–8.
Simbolon, E. M. (2021). Literature riview: Efektifitas senam rematik terhadap penurunan nyeri sendi pada lansia penderita reumatoid arthritis.
Sitinjak, M. V., Hastuti, F. M., & Nurfianti, A. (2016). Pengaruh Senam Rematik terhadap Perubahan Skala Nyeri pada Lanjut Usia dengan Osteoarthritis Lutut. 139–150.
Utami, W. A., Liza, G. R., & Ashal, T. (2018). Hubungan kemungkinan depresi dengan kualitas hidup pada lanjut usia di kelurahan Surau Gadang Wilayah Kerja Puskesmas Nanggalo Padang. 7(3), 417–423.
Wahyuningsih, S., Erwin, & Nurchayati, S. (2020). Pengaruh senam rematik terhadap intensitas nyeri sendi pada penderita osteoarthritis. Jurnal Ners Indonesia, 11(1), 16–24.



