Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kematangan Emosional Remaja
Abstract
Kematangan emosi adalah keadaan seseorang yang telah sampai jenjang kedewasaan dari perkembangan emosional individu yang melibatkan kontrol emosional. Pola asuh orang tua menjadi faktor yang dapat mempengaruhi kematangan emosi remaja. Terbentuknya kematangan emosi sangat erat kaitannya dengan peran pola asuh orang tua. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orangtua dengan kematangan emosional remaja di SMK Warga Surakarta jurusan teknik kendaraan ringan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif menggunakan pendekatan cross-sectional dengan desain observasional. Teknik penelitian ini menggunakan non probability sampling dengan hasil 56 responden.pengumpulan data dengan cara Penyebaran Quisioner dan uji analisa data ini menggunakan Uji gamma. hasil penelitian Karakteristik responden berdasarkan pola asuh menunjukan bahwa pola asuh yang diterapkan oleh orang tua mayoritas adalah pola asuh otoriter sebanyak 26 orang (46,4 %), pola asuh demokratis20 orang (35,7%), dan pola asuh orang tua permessif 10 orang (17,9%), Karakteristik responden berdasarkan Kematangan Emosional responden menunjukan hasil bahwa mayoritas responden memiliki tingkat kematangan emosional dengan kategori bagus sebanyak 55 responden (98,2%). didapatkan hasil p-value 0,308 (<0,05) H0 diterima dan Ha ditolak artinya tidak ada hubungan antara pola asuh orang tua terhadap kematangan emosional remaja di SMK Warga Surakarta Jurusan Teknik Kendaraan Ringan.
References
Ananda, D., Wilson, W., & Ilmiawan, M. I. (2020). Hubungan Kematangan Emosi Terhadap Penyesuaian Sosial Remaja Di Panti Asuhan Tunas Melati Kota Pontianak. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 16(2), 119. Https://Doi.Org/10.24853/Jkk.16.2.119-127
Bannard, P. T., Mustikarani, I. K., Ekacahyaningtyas, M., & Rakhmawati, N. (2020). Kematangan Sosial Anak Usia Prasekolah. 8(2), 1–11.
Bariyyah Hidayati, K., & . M. F. (2016). Konsep Diri, Adversity Quotient Dan
Penyesuaian Diri Pada Remaja. Persona:Jurnal Psikologi Indonesia, 5(02), 137–144. Https://Doi.Org/10.30996/Persona.V5i02.730
Dayak, M., & Kabupaten, H. (2017). Terhadap Pendidikan Anak. 7, 33–48. Diananda, A. (2019). Psikologi Remaja Dan Permasalahannya. Journal Istighna, 1(1), 116–133. Https://Doi.Org/10.33853/Istighna.V1i1.20
Dianovinina, K. (2018). Depresi Pada Remaja: Gejala dan Permasalahannya. Journal Psikogenesis, 6(1), 69–78. Https://Doi.Org/10.24854/Jps.V6i1.634
Farida, L. N., & Naviati, E. (2013). Mental Emosional Pada Anak Usia Prasekolah. 222–228.
Fatmawati, E., Ismaya, E. A., & Setiawan, D. (2021). Pola Asuh Orang Tua Dalam Memotivasi Belajar Anak Pada Pembelajaran Daring. Jurnal Educatio Fkip Unma, 7(1), 104–110. Https://Doi.Org/10.31949/Educatio.V7i1.871
Febbiyani, F., & Adelya, B. (2017). Kematangan Emosi Remaja dalam Pengentasan Masalah. Penelitian Guru Indonesia, 02(02), 30–31.
Fellasari, F., & Lestari, Y. I. (2017). Hubungan Antara Pola Asuh Orangtua Dengan Kematangan Emosi Remaja. Jurnal Psikologi, 12(2), 84. Https://Doi.Org/10.24014/Jp.V12i2.3234
Guswani, A. M. (2011). Perilaku Agresi Pada Mahasiswa Ditinjau dari Kematangan Emosi. I(2), 86–92.
Handayani, R. (N.D.). Karakteristik Pola-Pola Pengasuhan Anak Usia Dini dalam Keluarga. 159–168.
Hidayat Dede (2013)Herdi.Bimbingan Konseling Kesehatan Mental Di Sekolah
Hurlock, Elizabeth B..Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan.
Jannah, M. (2017). Remaja Dan Tugas-Tugas Perkembangannya Dalam Islam. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 1(1), 243–256. Https://Doi.Org/10.22373/Psikoislamedia.V1i1.1493
Komsi, D. N., Hambali, I. M., & Ramli, M. (2018). Kontribusi Pola Asuh Orangtua Demokratis , Kontrol Diri , Konsep Diri Terhadap Motivasi Belajar Pada Siswa The Contribution Of Democratic Parenting Pattern , Self-Control And Self-Concept On The Students ’ Learning Motivation. 1(1), 55–61.
Laia, B., & Daeli, B. (2022). Hubungan Kematangan Emosional dengan Penyesuaian Diri Siswa Kelas Viii Smp Negeri 3 Faomasi Kecamatan Lahomi Kabupaten Nias Barat. Counselingfor All: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 2(2), 1–12. Https://Jurnal.Uniraya.Ac.Id/Index.Php/Counseling
Lumenta Herlina, N., Wungouw, I. S., & Karundeng, M. (2019). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kematangan Emosi Remaja Di Sma N 1 Sinonsayang (Vol. 7, Issue 1).
Nur Utami, A. C., & Raharjo, S. T. (2021). Pola Asuh Orang Tua Dan Kenakalan Remaja. Focus : Jurnal Pekerjaan Sosial, 4(1), 1. Https://Doi.Org/10.24198/Focus.V4i1.22831
Rahayu, Dkk. (2008). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kesehatan Mental Remaja. Jurnal Keperawatan Unpad, 10(3), 18.
Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Kementrian Kesehatan Jawa Tengah. Republik Indonesia. In Laporan Nasional Riskesdas 2018. Retrieved From Https://Www.Who.Int/Health-Topics/Adolescents/Coming-Of- Age-Adolescent-Health
Sanjiwani, A. A. S., Ambarini, T. K., & Budisetyani, I. G. A. P. W. (2020). Dinamika Psikologis Remaja Dengan Gangguan Sikap Menentang yang Tinggal Di Panti Asuhan. Jurnal Psikologi Udayana, 7(1)(1), 1–9.
Sari, R. P., Tusyantari, N. B., & Suswandari, M. (2021). Dampak Pembelajaran Daring Bagi Siswa Sekolah Dasar Selama Covid-19. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2(1), 9–15. Https://Doi.Org/10.37478/Jpm.V2i1.732

p-ISSN
e-ISSN