Penerapan Mobilsasi Dini terhadap Kelancaran Eliminasi Urin pada Ibu Post Sectio Caesarea: Case Study

  • Sunersin Sunersin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Yuni Astuti Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Noviyana Noviyana RSUD Tidar
Keywords: eliminasi buang air kecil, ibu nifas, mobilisasi dini, sectio caesarea

Abstract

Operasi sectio caesarea berisiko menimbulkan gangguan eliminasi urine pada ibu nifas akibat efek anestesi, nyeri, penggunaan kateter, dan keterlambatan mobilisasi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penerapan mobilisasi dini terhadap kelancaran eliminasi urine pada ibu nifas post sectio caesarea. Metode yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada tiga pasien ibu nifas post sectio caesarea yang dirawat di ruang nifas RSUD Tidar Magelang pada bulan Februari 2026 dengan teknik accidental sampling. Intervensi mobilisasi dini dilakukan secara bertahap selama dua hari, dimulai 8 jam post operasi, meliputi latihan pernapasan, gerakan ekstremitas, miring kanan kiri, serta latihan duduk sesuai toleransi pasien dengan durasi setiap sesi latihan ± 15–20 menit, serta latihan duduk pada hari kedua sesuai toleransi pasien. Data dikumpulkan melalui observasi dan pengkajian langsung terhadap pasien menggunakan lembar observasi yang meliputi kemampuan mobilisasi, waktu pertama berkemih spontan setelah pelepasan kateter dihitung sejak operasi selesai, volume urin, warna urin, serta ada tidaknya keluhan saat berkemih. Hasil menunjukkan bahwa pasien mengalami peningkatan kemampuan mobilitas secara bertahap dari tirah baring menjadi mampu miring kanan kiri dan duduk. Setelah pelepasan kateter urin, seluruh pasien mampu berkemih secara spontan dalam waktu 30 menit hingga 2 jam tanpa keluhan. Mobilisasi dini terbukti berperan dalam mendukung pemulihan fungsi eliminasi buang air kecil pada ibu nifas post sectio caesarea.

References

Angolile, C. M., Max, B. L., Mushemba, J., & Mashauri, H. L. (2023). Global increased cesarean section rates and public health implications : A call to action. Health Science Reports, 6(5,e1274), 1–5. https://doi.org/10.1002/hsr2.1274

Armayanti, L. Y., Nataningrat, A. A. I., & Tangkas, N. M. K. S. (2024). Hubungan Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Sectio Caesarea (Sc) Di Ruang Nifas Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 8(1), 69–74. https://doi.org/10.37294/jrkn.v8i1.562

Baker, K. A., Anderson, R., Moore, E., Valdez, C., Alston, M., & Fabbri, S. (2025). Description of Postoperative Void Patterns After Scheduled Cesarean Delivery Without Use of Routine Intraoperative Urinary Catheterization in a Large-Volume Safety Net Hospital. Cureus Part of SPRINGER NATURE, 17(8). https://doi.org/10.7759/cureus.89260

Bakhtiar, A., & Ambarwati, W. N. A. (2025). Penerapan mobilisasi dini pada pasien post sectio caesarea untuk mempercepat pemulihan dan kualitas hidup ibu post partum 1,2. CENDEKIA UTAMA Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat STIKES Cendekia Utama Kudus, 14(1), 81–91.

Barba, M., Frigerio, M., Manodoro, S., Bernasconi, D. P., Cola, A., Palmieri, S., Fumagalli, S., & Vergani, P. (2021). Postpartum urinary retention: Absolute risk prediction model. LUTS: Lower Urinary Tract Symptoms, 13(2), 257–263. https://doi.org/10.1111/luts.12362

Garcia, A. R., Filipe, S. B., Fernandes, C., Estevão, C., & Ramos, G. (2020). Early mobilization after surgery and recovery outcomes.

Herman, H. G., Zvi, M. Ben, Tairy, D., Kleiner, I., Gonen, N., Sason, L. K., Bar, J., & Kovo, M. (2020). Enhancing patient mobility following cesarean-delivery – the efficacy of an improved postpartum protocol assessed with pedometers. BMC Pregnancy and Childbirth, 20(353), 1–8. https://doi.org/10.1186/s12884-020-03046-z

Nur, A., Millizia, A., & Iqbal, T. Y. (2022). Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Berkemih Spontan Pasca Bedah Sesar Dengan Anestesi Spinal Di Rumah Sakit Tk. Iv Im 07.01 Lhokseumawe. COMSERVA Indonesia Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 1(12), 1054–1062. https://doi.org/10.36418/comserva.v1i12.178

Nurhayati, R., Mustikarani, I. K., & Ekacahyaningtyas, M. (2022). Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kemandirian Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Di Ruang Obgyn RSUD Ibu Fatmawati Soekarno Kota Surakarta. Nursing Study Program Of Undergraduate Programs Faculty Of Health Sciences University Of Kusuma Husada Surakarta.

Nuryani, N., Indriani, M., Dewi, M. A., Astuti, M. S. D., Nanda, L. E., & Zulkarnaen, M. Z. (2025). Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Penyembuhan Luka Pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(2), 106–113. https://doi.org/10.59435/gjik.v3i2.1738

Prayitno, P., Nurhayanti, H., & Rahayu, E. P. (2022). Hubungan Posisi Spinal Blok Anestesi Dengan Terjadinya Retensi Urine Pasca Anestesi Di Ruang IBS RSUD dr . H . Jusuf SK Provinsi Kalimantan Utara. JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN, 1(1). https://doi.org/10.55606/jurrikes.v1i1.1973

Sabella, D., Parmilah, P., & Wulandari, T. S. (2024). Efektifitas Tindakan Dukungan Mobilisasi Untuk Meningkatkan Mobilitas Fisik Pada Pasien Post sectio caesarea. Jurnal Ilmiah Keperawatan Dan Kesehatan Alkautsar (JIIKA), 3(1). https://doi.org/10.64314/jikka.v3i1.241

Safitri, N. D., & Andriyani, A. (2024). Penerapan Mobilisasi Dini terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Post sectio caesarea di RS PKU Muhammadiyah Karanganyar. Nursing Applied Journal, 2(4), 63–73. https://doi.org/10.57213/naj.v2i4.374

Siagian, L., Anggraeni, M., & Pangestu, G. K. (2023). Hubungan Antara Letak Janin, Preeklampsia, Ketuban Pecah Dini Dengan Kejadian Sectio Caesaria Di RS Yadika Kebayoran Lama Tahun 2021. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(4), 1107–1119. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i4.707

Tarmisih, T., & Hartini, S. (2024). Pengaruh Mobilisasi Dini Terhadap Peningkatan Kemampuan Activity Daily Living Pada Pasien Pasca Operasi Fraktur Ekstremitas Bawah Di Ruang Orthopedi RSUD Dr. R. Soetrasno Rembang. Jurnal Profesi Keperawatan, 11(1), 88–99. https://doi.org/10.31596/jprokep.v11i1.179

Vihervaara, H., Väänänen, A., & Kaijomaa, M. (2024). Association between duration of urinary catheterization and post-operative mobilization following elective cesarean section : A retrospective case-control study in Espoo, Finland. European Journal of Midwifer, 8(66), 1–9. https://doi.org/10.18332/ejm/193602

Wardani, N. I., Ardiana, A., & Rondhianto, R. (2025). Impact Of Early Mobilization On Postoprative Pain and Recovery : A Scoping Review. Nursing Information Journal, 5(1), 123–139. https://doi.org/10.54832/nij.v5i1.1167

Yuhana, Y., Farida, T., & Turiyani, T. (2022). Hubungan Ketuban Pecah Dini, Partus Lama, dan Gawat Janin dengan Tindakan Persalinan Sectio Caesarea di Rumah Sakit TK. IV DR. Noesmir Baturaja Tahun 2020. JIUBJ : Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), 78–83. https://doi.org/10.33087/jiubj.v22i1.1735

Zhang, F., Huang, J., Huang, X., Zhao, X., Yang, Q., Wang, J., Yu, X., & Xu, X. (2025). Incidence and risk factors of postpartum urinary retention following cesarean section : a retrospective nationwide inpatient sample database study. BMC Women’s Health, 25(180), 2–16. https://doi.org/10.1186/s12905-025-03728-w

Published
2026-04-30
How to Cite
Sunersin, S., Astuti, Y., & Noviyana, N. (2026). Penerapan Mobilsasi Dini terhadap Kelancaran Eliminasi Urin pada Ibu Post Sectio Caesarea: Case Study. Indonesian Journal of Nursing and Health Sciences, 7(1), 53-60. https://doi.org/10.37287/ijnhs.v7i1.7641